Main Article Content

Abstract

Pembuatan biodiesel dari minyak kelapa sawit dilakukan melalui metode transesterifikasi menggunakan metanol dan menghasilkan hasil samping berupa gliserol yang dapat mengurangi nilai ekonominya. Oleh karena itu, metode transesterifikasi digantikan menjadi metode interesterifikasi dengan mengubah metanol menjadi metil asetat yang menghasilkan hasil samping berupa triasetin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi optimal dari variasi konsentrasi katalis NaOH 1,0%, 1,5%, dan 2,0% dan lama waktu sintesis selama 3 jam dan 6 jam terhadap karakteristik biodiesel dengan metode interesterifikasi. Rendemen biodiesel yang dihasilkan berkisar antara 40,87% - 59,50% dengan karakteristik viskositas 4,807 - 4,848 mm2/s, nilai densitas 0,869 - 0,870 g/ml, dan kandungan FAME 81,79% - 84,84%. Hasil penelitian telah sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) Biodiesel, kecuali FAME. Namun, kandungan FAME pada penelitian ini masih mendekati standar. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan adanya perlakuan variasi konsentrasi katalis NaOH dan waktu sintesis yang tidak memiliki pengaruh terhadap rendemen, viskositas, densitas, dan kandungan FAME. Dengan demikian dalam menentukan perlakuan yang lebih baik dapat dikaitkan dengan keekonomisan (seperti waktu proses dan biaya). Perlakuan yang lebih baik adalah pada katalis NaOH 1% dan waktu sintesis selama 3 jam, dimana memiliki rendemen 49,16% dengan karakteristik yang memiliki nilai viskositas 4,813 mm2/s, densitas 0,869 g/ml, dan kandungan FAME 83,40%.

Keywords

Biodiesel crude palm oil interesterifikasi metil asetat

Article Details

References

  1. Andwika, R., Ramli, & Mahrizal. (2016). Optimasi kecepatan putar pengadukan dan waktu pengadukan terhadap kualitas fisika biodiesel dari minyak kelapa. Pillar of Physics, 7, 89–96.
  2. Bappenas. (2018). Laporan Kinerja Kementerian PPN/Bappenas Tahun 2018 (Bappenas (ed.)). Kementerian PPN/Bappenas.
  3. Casas, A., Ramos, M. J., & Pérez, Á. (2011). New trends in biodiesel production: chemical interesterification of sunflower oil with methyl acetate. In Biomass and Bioenergy, 35(5), 1702–1709. https://doi.org/10.1016/j.biombioe.2011.01.003
  4. Faizal, M., Maftuchah, U., & Auriyani, W. A. (2013). Pengaruh Kadar Metanol, Jumlah Katalis, Dan Waktu Reaksi Pada Pembuatan Biodiesel Dari Lemak Sapi Melalui Proses Transesterifikasi. Jurnal Teknik Kimia, 19(4), 29–37.
  5. Hartono, R., Listiadi, A. P., & Bayupramana, I. (2013). Intensifikasi Biodiesel dari Minyak Jelantah dengan Metode Interesterifikasi dan Pemurnian Dry Washing. Jurnal Teknologi Pengelolaan Limbah, 16(3), 49–56.
  6. Hermansyah, H., Marno, S., Arbianti, R., Utami, T. S., & Wijanarko, A. (2009). Interesterifikasi Minyak Kelapa Sawit Dengan Terimobilisasi. Jurnal Teknik Kimia Indonesia, 8(1), 24–32.
  7. Hidayati, N., Ariyanto, T. S., & Septiawan, H. (2017). Transesterifikasi Minyak Goreng Bekas Menjadi Biodiesel Dengan Katalis Kalsium Oksida. Jurnal Teknologi Bahan Alam, 1(1), 1–5.
  8. Kartika, I. A., Yani. M & Hermawan, D. (2011). Transesterifikasi In Situ Biji Jarak Pagar: Pengaruh Jenis Pereaksi, Kecepatan Pengadukan Dan Suhu Reaksi Terhadap Rendemen Dan Kualitas Biodiesel. Jurnal Teknik Industri, 21(1), 24-33.
  9. Pristiyani, R., & Kusumaningtyas, R. D. (2015). Sintesis biodiesel dan fuel bioadditive triasetin secara simultan dengan metode interesterifikasi minya jarak (Jatropha curcas). Universitas Negeri Semarang.
  10. Purwaningrum, S. D., & Sukaryo, S. (2018). Uji Karakteristik Biodiesel Berbahan Dasar Limbah Jeroan Ikan Diproses Menggunakan Mikrogelombang. Metana, 14(2), 37-42. https://doi.org/10.14710/metana.v14i2.20333.
  11. Rizkiyadi, M. E. (2008). Reaksi interesterifikasi minyak jelantah dengan metil asetat menggunakan biokatalis Candida rugosa Lipase untuk memproduksi Biodiesel. Skripsi Universitas Indonesia.
  12. Setyahadi, S., Machsum, A. L., & Mokodongan, R. S. (2011). Kitin sebagai Penopang untuk Amobilisasi Lipase pada Proses Trans-esterifikasi Trigliserida. 1–5.
  13. Susilo, Bambang., Siwindarto, Ponco., Hawa, L. C. (2009). Model Kavitasi Irradiasi Gelombang Ultrasonik Pada Transesterifikasi Minyak Tanaman Menjadi Biodiesel (Issue Batch I).
  14. Umami, V. A. (2015). Sintesis Biodiesel Dari Minyak Jelantah dengan Gelombang Mikro. In Skripsi.