PENGARUH INTENSITAS CAHAYA LAMPU DAN LAMA PENYINARAN TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KANGKUNG (Ipomea reptans Poir) PADA SISTEM HIDROPONIK INDOOR

  • Safinatul Aulia Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri, Universitas Mataram
  • Ansar Ansar
  • Guyup Mahardhian Dwi Putra

Abstract

Lampu neon merupakan salah satu jenis lampu yang sering digunakan sebagai sumber cahaya dalam sistem hidroponik di dalam ruang (indoor). Warna lampu yang sesuai dengan tanaman perlu ditentukan secara tepat agar diperoleh pertumbuhan tanaman yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh intensitas cahaya lampu dan warna lampu terhadap pertumbuhan tanaman kangkung (ipomea reptans poir) pada sistem hidroponik indoor. Penelitian menggunakan 2 variansi warna yaitu lampu putih dan kuning. Perlakuan penyinaran menggunakan lampu putih dengan daya 52 watt (P1), 42 watt (P2), 32 watt (P3), 24 watt (P4) dan 20 watt (P5) sedangkan lampu kuning dengan daya sebesar 24 watt (K1), 20 watt (K2), 12 watt (K3), 8 watt (K4) dan 5 watt (K5). Setiap perlakuan terdiri dari 4 tanaman dengan total 40 sampel tanaman. Data produksi tanaman dianalisis menggunakan analisis varian dua faktor dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Penyinaran tanaman dilakukan selama 10 jam dengan lampu putih dan penyinaran 24 jam dengan lampu kuning. Parameter penelitian yang diamati yaitu intensitas cahaya, warna lampu, lama penyinaran dan suhu udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas cahaya penyinaran buatan tertinggi diperoleh pada penyinaran lampu warna putih dengan 42 watt lama penyinaran 10 jam, sedangkan untuk pertumbuhan tanaman kangkung dengan penyinaran 24 jam menggunakan lampu warna kuning tidak banyak mengalami pertumbuhan. Perlakuan lampu putih memberikan hasil lebih baik dengan indikator tinggi tanaman, jumlah daun, berat total, berat akar dan panjang akar tanaman jika dibandingkan dengan perlakuan lainnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Acero. (2013). Pengaruh Warna Lampu LED Terhadap Pertumbuhan Tanaman Krisan. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknologi Industri Institut Sains dan Teknologi AKPRIND: Yogyakarta.
Alhadi, Dini, D.G., Triyono, S., dan Haryono, N. (2016). Pengaruh Penggunaan Beberapa Warna Lampu Neon Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kailan (Brassica oleraceae) Pada Sistem Hidroponik Indoor. Jurnal Teknik Pertanian Universitas Lampung. Lampung 5(1):13- 24.
Lukitasari. (2012). Menakar Kebutuhan Hara Tanaman Dalam Pengembangan Inovasi Budidaya Sayuran Berkelanjutan. Pengembangan Inovasi.
Pertamawati. (2010). Hidroponik Buah Untuk Bisnis dan Hobi. Penebar Swadaya. Jakarta.
Phina. (2014). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Pada Media Tanah Yang Mengandung Timbal (Pb) Terhadap Pertumbuhan Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir). Jurnal Biologi, 20(1): 199-200.
Restiani, R., Triyono, S., Tusi, A., dan Zahab, R. (2015). Pengaruh Jenis Lampu Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Produksi Tanaman Selada (Latuca sativa L.) Dalam Sistem Hidroponik Indoor. Jurnal Teknik Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung, 4(3): 219-226.
Suyanto, H., Abriana, T.L., Rupiasih, N.N., dan Widyatmika, P. (2011). Pengaruh Intensitas Cahaya Merah 680 Nm Terhadap Laju Pertumbuhan Dan Kadar Klorofil-A Pada Fase Pembibitan Tanaman Tomat. Seminar Nasional Fisika 2011 ISSN 2088-4176. Pusat Penelitian Fisika-LIPI Serpong, 12-13 Juli 2011.
Widiastuti, L., Tohari, Sulistyaningsih, E. (2004). Pengaruh Intensitas Cahaya Dan Kadar Daminosida Terhadap Iklim Mikro Dan Pertumbuhan Tanaman Krisan Dalam Pot. Jurnal Ilmu Pertanian, 11(2): 35-42.
Published
2019-03-28

Most read articles by the same author(s)