Main Article Content

Abstract

Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan salah satu hewan laut yang banyak terdapat di perairan Indonesia. Limbah cangkang rajungan memiliki kadar protein (32,95%), serat kasar (10,89%), kalsium (22,93%), dan fosfor (0,78%). Kandungan kalsium yang tinggi membuat cangkang rajungan dapat diolah untuk mendapatkan senyawa hidroksiapatit, yang bisa dipergunakan untuk pupuk lepas lambat. Sebelum dikonversi menjadi senyawa hidroksiapatit, diperlukan proses pengecilan ukuran atau penepungan dari cangkang rajungan. Proses penepungan dapat dilakukan menggunakan Ball-Mill, tetapi belum ada penelitian secara khusus yang membahas tentang mekanisme penepungan cangkang rajungan menggunakan Ball-Mill. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan parameter penggilingan dari model kinetik pada penggilingan cangkang rajungan sehingga didapatkan prediksi pengecilan ukuran partikel tepung cangkang rajungan. Dalam penelitian ini, Ball-Mill tipe batch digunakan untuk menggiling 1,5 kg cangkang rajungan kering dengan rasio diameter bola yang berbeda. Estimasi parameter pemecahan dilakukan menggunakan model algoritma penghitungan balik,  dengan estimasi parameter pemecahan secara berurutan ɑ; α; δ; γ; 𝜙 = 1,1 ; 1,9 ; 1000 ; 0,5 ; 0,6 pada perlakuan A, dan α; δ; γ; 𝜙  adalah 8,8 ; 6,4 ; 1000 ; 0,6 ; 8,8 pada perlakuan B. Dengan menggunakan parameter tersebut dapat disimulasikan antara lama waktu penggilingan dengan ukuran partikel yang dihasilkan.

Keywords

ball-mill cangkang rajungan hidroksiapatit model kinetik tepung

Article Details

References

  1. Das, P. K. (2001). Use of cumulative size distribution to back-calculate the breakage parameters in batch grinding. Computers & Chemical Engineering, 1235-1239.
  2. Hosten, C. (2005). An alternative solution to the grinding equation in cumulative size distribution form. Minerals Engineering, 489-493.
  3. Kusumawati. (2014). Evaluasi Nilai Nutrisi Limbah Rajungan dan Kajian Potensi Sebagai Pakan Unggas. Mataram: Fakultas Peternakan Universitas Mataram.
  4. M B Hermanto, S. B. (2019). Parameter estimation for porang (Amorphophallus muelleri Blume) chips milling by using a batch type of ball mills. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering.
  5. Multazam. (2002). Prospek pemanfaatan cangkang rajungan (Portunus sp.) sebagai suplemen pakan ikan. Bogor: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor.
  6. Naoya Kotake, M. K. (2011). Influence of dry and wet grinding conditions on fineness and shape of particle size distribution of product in a ball mill. Advanced Powder Technology, 86-92.
  7. Nurdiana, F. (2010). Simulasi dengan Metode Monte Carlo untuk Proses Pembuatan Nano Material Menggunakan Ball Mill. Depok: Fakultas MIPA Universitas Indonesia.
  8. Perikanan, K. K. (2017). Statistika Ekspor Hasil Perikanan Indonesia. Jakarta: Departemen Kelautan dan Perikanan.
  9. Purnamasari D.K, K. W. (2015). Potensi Limbah Rajungan (Portunus pelagicus) sebagai Pakan Itik Petelur. Jurnal Peternakan Sriwijaya, 11-19.
  10. Ulfyana, D. A. (2018). Bioceramics synthesis of hydroxyapatite from red snapper fish scales biowaste using wet chemical precipitation route. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science.
  11. Varga, G. G. (2019). On the reliability and comparability of laser diffraction grain size measurements of paleosols in loess records. Sedimentary Geology, 42-53.
  12. Vladimir Monov, B. S. (2012). Grinding in Ball Mills: Modeling and Process Control. Cybernetics and Information Technologies, 51-68.
  13. Wang, Q. (2019). The diffraction of Gaussian laser beam for slit. International Journal for Light and Electron Optics, 579-581.
  14. Wibisono, Y. D. (2018). Synthesis and Sinterability of Hydroxyapatite from Fishery by-product. Journal of Korean Ceramic Society, 570-575.
  15. Wibisono, Y. Y. (2020). Hybridation of nitrogen compounds and hydroxyapatite: a slowly released fertiliser for water sustainability. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science.
  16. Yan. Mo, X. D. (2019). Effect of ball milling treatment on the microstructures and properties cr2alc powders and hot pressed bulk ceramics. Journal of the European Ceramic Society, 5140-5148.