Main Article Content

Abstract

Bioplastik merupakan jenis kemasan plastik yang ramah lingkungan karena berasal dari bahan organik sehingga mudah terurai di dalam tanah oleh bantuan mikroorganisme tanah. Dalam penelitian ini dilakukan pembuatan bioplastik dari kombinasi bahan sumber pati yaitu dari pati biji nangka ditambah dengan pati tongkol jagung. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi konsentrasi ZnO 3%, 6%, dan 9% dan gliserol 2 ml, 5 ml, dan 8 ml terhadap sifat mekanik bioplastik. Dari hasil penelitian didapatkan nilai tensile strength bioplastik terbesar diperoleh pada perlakuan konsentrasi ZnO sebesar 9% yaitu sebesar 2,5788 MPa. Konsentrasi gliserol berbanding terbalik dengan nilai tensile strength bioplastik, dimana nilai tensile strength tertinggi diperoleh pada konsentrasi gliserol 2 ml, yaitu sebesar 2,2775 MPa. Nilai % elongasi tertinggi diperoleh pada konsentrasi ZnO 3%, yaitu sebesar 13,237%, sedangkan dari pengaruh konsentrasi gliserol, nilai % elongasi tertinggi diperoleh pada konsentrasi gliserol 8 ml yaitu sebesar 13,8643%.

Keywords

bioplastik biji nangka pati tongkol jagung

Article Details

References

  1. Agustin, Y.E., & Padmawijaya, K.S. (2016). Sintesis Bioplastik dari Kitosan-Pati Kulit Pisang Kepok dengan Penambahan Zat Aditif. Jurnal Teknik Kimia, 10(2), 40-48.
  2. Amni, C., Marwan, & Mariana. (2015). Pembuatan bioplastik dari pati ubi kayu berpenguat nano serat jerami dan ZnO. Jurnal Litbang Industri, 5(2), 91-99.
  3. Aripin, S., Bungaran, S., & Elvi, K. (2017). Studi Pembuatan Bahan Alternatif Plastik Biodegradable Dari Pati Ubi Jalar Dengan Plasticizer Gliserol dengan Metode Melt Intercalation. Jurnal Teknik Mesin (JTM), 6(2), 79-84.
  4. Asngad, A., Amella, R., & Aeni, N. (2018). Pemanfaatan Kombinasi Kulit Kacang dengan Bonggol Pisang dan Biji Nangka untuk Pembuatan Plastik Biodegradabledengan Penambahan Gliserol. Bioeksperimen, 4(1), 11-19.
  5. Bourtoom, T. (2008). Edible Films and Coatings: Characteristics and Properties, International Food Research Journal, 15(3), 237-248.
  6. Coniwanti, P., Laila, L., & Alfira, M.R. (2014). Pembuatan Film Plastik Biodegradable dari Pati Jagung dengan Penambahan Kitosan dan Pemlastis Gliserol. Jurnal Tekhnik Kimia, 20(4), 22-30.
  7. Hasanah, N., Kemala, T., & Sjahriza, A. (2014). Pembuatan dan pencirian plastik pati tapioka dengan pemlastis gliserol. Skripsi. Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Pertanian Bogor. Bogor.
  8. Nuriyah, L., Saroja, G., Ghufron, M., Razanata, A., & Rosid, N.F. (2018). Karakteristik Kuat Tarik dan Elongasi Bioplastik Berbahan Pati Ubi Jalar Cilembu dengan Variasi Jenis Pemlastis. Natural B, 4(4), 177-182.
  9. Nuryati, Jaya, J.D., & Norhekmah. (2019). Pembuatan Plastik Biodegradable dari Pati Biji Nangka. Jurnal Teknologi Agro-Industri, 6(1), 20 – 30.
  10. Pranamuda. (2011). Pengembangan Bahan Plastik Biodegradable Berbahan Baku Pati Tropis. http://wwwstd.ryu.titech.ac.jp/~indonesia/zoa/paper/htmL/papr.
  11. Purbasari, A., Ekky, F.A., & Raizka, K.M. (2014). Bioplastik Dari Tepung dan Pati Biji Nangka. Prosiding SNST ke-5. Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim. Semarang.
  12. Saputra, W., Amna, H., & Bambang, A.H. (2019). Pengaruh Konsentrasi Seng Oksida (ZnO) dan Penambahan Gliserol terhadap Karakteristik Bioplastik dari Pati Umbi Gadung (Dioscorea hispida Deenst). Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri, 7(4), 531-540.
  13. Sinaga, R.F., Ginting, G.M., Ginting, M.H.S., & Hasibuan, R. (2014). Pengaruh Penambahan Gliserol Terhadap Sifat Kekuatan Tarik dan Pemajangan saat Putus Bioplastik dari Pati Umbi Talas. Jurnal Teknik Kimia USU, 3(2), 19-24.
  14. Syahputra, A.F., Bahruddin, & Irdoni, H. (2017). Pengaruh kadar filler ZnO, plasticizer gliserol dan nisbah air terhadap sifat dan morfologi bioplastik berbasis pati sagu. Jurnal FTEKNIK, 4(2), 1-9.
  15. Wardah, I., & Hastuti, E. (2015). Pengaruh Variasi Komposisi Gliserol dengan Pati dari Bonggol Pisang, Tongkol Jagung, dan Enceng Gondok Terhadap Sifat Fisis dan Mekanis Plastik Biodegradable. Jurnal Neutrino, 7(2), 77-85.