ANALISIS KESESUAIAN LAHAN TANAMAN PADI YANG BERKELANJUTAN DI KABUPATEN INDRAMAYU

  • Khaerul Muttaqien Jurusan Keteknikan Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya,
  • Alexander Tunggul Sutan Haji Jurusan Keteknikan Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya,
  • Akhmad Adi Sulianto Jurusan Keteknikan Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya,
Keywords: berkelanjutan, kesuburan tanah, ketersediaan air, padi

Abstract

Kabupaten Indramayu memiliki luas lahan 209.942 ha yang terdiri atas 115.897 ha lahan sawah, 56.937 ha lahan bukan sawah, dan 37.108 ha lahan bukan pertanian. Namun dalam pemanfaatan lahan pertanian petani di Kabupaten Indramayu masih memerlukan arahan dalam penggunaan lahan yang tepat karena perilaku petani yang belum memperhatikan kesesuaian lahan dan kebijakan pemerintah tentang intensifikasi pertanian terhadap lahan sawah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dan menggunakan proses pencocokan (matching) data kondisi wilayah dengan kriteria kelas kesesuaian lahan yang disusun dengan Arc GIS 10.3. Adapun parameter yang diamati adalah karakteristik wilayah (iklim, kesuburan tanah dan topografi) dan kriteria pertanian berlanjutan (ketersediaan air) untuk tanaman padi. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian lahan dan keberlanjutan pertanian tanaman padi di Kabupaten Indramayu. Hasil analisis kelas kesesuaian lahan tanaman padi yang berkelanjutan di Kabupaten Indramayu dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan, didapatkan hasil dengan luas lahan yang sangat sesuai (S1) sebesar 92.419 ha, cukup sesuai (S2) 7.654 ha, sesuai marginal (S3) 15.824 ha dan tidak sesuai (N) seluas 0.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abushnaf, F. F., Spence, K. J., & Rotherham, I. D. (2013). Developing a Land Evaluation Model for the Benghazi Region in Northeast Libya using a Geographic Information System and Multi-criteria Analysis. APCBEE Procedia, 5 (13), 69-75.

Badan Pusat Statistik. (2017). Kabupaten Indramayu Dalam Angka 2017. BPS Kabupaten Indramayu. Indramayu.

Badan Pusat Statistik. (2019). Provinsi Jawa Barat Dalam Angka 2019. BPS Provinsi Jawa Barat. Jawa Barat.

Ma, Y., Liu, S., Song, L., Xu, Z., Liu, Y., Xu, T., & Zhu, Z. (2018). Estimation of Daily Evapotranspiration and Irrigation Water Efficiency at a Landsat-like Scale for an Arid Irrigation Area using Multi-source Remote Sensing Data. Remote Sensing of Environment, 216 (18), 715-734.

Saragih, D. N. S., Sumono & Ichwan, N. (2014). Kajian Potensi Produksi Padi Pada Lahan Sawah Irigasi Di Kabupaten Deli Serdang. J. Rekayasa Pangan dan Pertanian, 2 (4), 117-126.

Seyedmohammadi, J., Sarmadian, F., Jafarzadeh, A. A., & McDowell, R. W. (2019). Development of a Model using Matter Element, AHP and GIS Techniques to Assess the Suitability of Land for Agriculture. J. Geoderma, 352 (19), 80-95.

Weiss, M., Jacob, F., & Duveiller, G. (2020). Remote Sensing for Agricultural Application: A Met-review. Remote Sensing of Environment, 236 (20), 1-19.

Widiatmaka, Ambarwulan, W., Paulus B.K.S., Sabiham, S., Machfud, & Hikmat, M. (2016). Remote Sensing and Land Suitability Analysis to Establish Local Specific Inputs for Paddy Fields in Subang, West Java. Procedia Environmental Sciences, 33 (16), 94-107.

Published
2020-03-24