EKSTRAKSI SENYAWA FENOLIK DARI BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) UNTUK AGEN ANTI-BIOFOULING PADA MEMBRAN

  • Yusuf Wibisono Teknik Bioproses, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya
  • Ni’matul Izza Teknik Bioproses, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya
  • Dian Savitri Teknik Bioproses, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya
  • Shinta Rosalia Dewi Teknik Bioproses, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya
  • Angky Wahyu Putranto Teknik Bioproses, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya
Keywords: bawang putih, biofouling, ekstrak fenol, maserasi, membran, microwave assisted extration

Abstract

Bawang putih mengandung beberapa zat yang bermanfaat bagi kesehatan manusia, salah satunya yaitu senyawa fenol. Senyawa fenol pada bawang putih memiliki peranan penting sebagai zat antibakteri yang dapat diproses selanjutnya sebagai agen antibiofouling membran. Metode ekstraksi yang tepat seperti kombinasi Microwave-Assisted Extraction (MAE) dan maserasi digunakan untuk mendapatkan senyawa fenol pada bawang putih. Namun demikian variasi rasio bahan dan pelarut serta lama waktu ekstraksi yang sesuai perlu diperhatikan dengan menggunakan kombinasi metode tersebut. Oleh karena itu tujuan penelitian ini yaitu mendapatkan ekstrak fenol dari bawang putih dengan variasi perlakuan rasio bahan dan pelarut serta lama waktu ekstraksi. Hasil ekstrak fenol kemudian dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut BNT. Selain itu penelitian ini juga melakukan karakterisasi hasil ekstrak fenol dengan FTIR untuk mengetahui gugus fungsi yang ada pada ektrak secara kualitatif dan PSA melakukan pengujian ukuran ekstrak fenol bawang putih. Berdasarkan hasil yang diperoleh, total fenol tertinggi sebesar 9,94±0,85 mg GAE/g berat kering dapat diperoleh dengan rasio pelarut 1:8 (b/v) dan waktu ekstraksi selama 2 menit. Berdasarkan analisis FTIR, ekstrak kering terdiri dari kelompok alkohol, sehingga dapat membuktikan secara kualitatif bahwa ekstrak tersebut memiliki senyawa fenol. Berdasarkan pengukuran dengan PSA, hasil ekstrak senyawa fenol bawang putih memiliki ukuran partikel sebesar 72,08±4,55 nm yang selanjutnya dapat digunakan sebagai agen pencegahan biofouling pada membran dengan tipe mixed matrix.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dewi, S.R., Sumarni, N., Izza, N., Putranto, A.W., & Susilo, B. (2019). Studi Variasi Kuat Medan Listrik PEF dan Metode Pengeringan Bahan terhadap Senyawa Antioksidan Ekstrak Daun Torbangun (Coleus amboinicus L.). Jurnal Keteknikan Pertanian, 7(1), 91–98. doi:10.19028/jtep.07.1.91-98.

Galan, A.M., Calinescu, I., Trifan, A., Winkworth-Smith, C., Calvo-Carrascal, M., Dodds, C., & Binner, E. (2017). New insight into the role of selective and volumetric heating during microwave extraction: Investigation of the extraction of polyphenolic compounds from sea buckthorn leaves using microwave-assisted extraction and conventional solvent extraction. Chemical Engineering and Processing, 116, 29-39. doi: 10.1016/j.cep.2017.03.006.

Gulfraz, M., Imran, M., Khadam, S., Ahmed, D., Asad, M.J., Abassi, K.S., Irfan, M., & Mehmood, S. (2014). A comparative study of antimicrobial and antioxidant activities of garlic (Allium sativum L.) extracts in various localities of Pakistan. African Journal of Plant Science, 8(6), 298–306. doi:10.5897/ajps11.252.

Hernawan, U.E., & Setyawan, A.D. (2003). Review: Organosulphure compound of garlic (Allium sativum L.) and its biological activities. Biofarmasi Journal of Natural Product Biochemistry, 1(2), 65–76. doi:10.13057/biofar/f010205.

Izza, N., Dewi, S.R., Putranto, A. W., & Yuneri, D. (2016). Extraction of Phenolic Compounds from Cosmos caudatus using Pulse Electric Field (PEF). Jurnal Teknologi Pertanian, 17(2), 91–96. doi:10.21776/ub.jtp.2016.017.02.2.

Izza, N., Dewi, S.R., Setyanda, A., Sukoyo, A., Utoro, P., Al Riza, D.F., & Wibisono, Y. (2018). Microwave-assisted extraction of phenolic compounds from Moringa oleifera seed as anti-biofouling agents in membrane processes. MATEC Web of Conferences, 204. doi:10.1051/matecconf/201820403003.

Kusrini, E., Tristantini, D., & Izza, N. (2018). Uji Aktivitas Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Sebagai Agen Anti-Katarak. Jurnal Jamu Indonesia, 2(1), 30–36. doi: 10.29244/jji.v2i1.28.

Kuswardhani, D.S. (2016). Sehat Tanpa Obat dengan Bawang Merah dan Bawang Putih. Yogyakarta: Rapha Publishing.

Manasika, A., & Widjanarko, S.B. (2015). Ekstraksi Pigmen Karotenoid Labu Kabocha menggunakan Metode Ultrasonik (Kajian Rasio Bahan Pelarut dan Lama Ekstraksi). J. Pangan dan Agroindustri, 3(3), 928–938.

Mufid, Ali. (2016). Sintesis dan Karakterisasi Komposit Lithium Ferro Phosphate/Grafite dengan Variasi Fraksi Berat Grafite Melalui Proses Solid State. Tesis. Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Surabaya.

Purwanto, H., Hartati, I., & Kurniasari, L. (2010). Pengembangan Microwave Assisted Extractor (MAE) pada Produksi Minyak Jahe dengan Kadar Zingiberene Tinggi. Momentum, 9–16.

Putranto, A.W., Dewi, S.R., Izza, N., Yuneri, D.R., Dachi, M.Y.S., & Sumarlan, S.H. (2018). Ekstraksi senyawa fenolik daun kenikir (Cosmos caudatus) menggunakan Microwave Assisted Extraction (MAE). Rona Teknik Pertanian, 11(1), 60–71.

Putri, N.K.M., Gunawan, I.W.G, & Suarsa, I.W. (2015). Aktivitas Antioksidan Antosianin dalam Ekstrak Etanol Kulit Buah Naga Super Merah (Hylocereus costaricensis) dan Analisis Kadar Totalnya. Jurnal Kimia, 9(2), 243–251.

Thiam, H.S., Daud, W.R.W., Kamarudin, S.K., Mohammad, A.B., Kadhum, A.A.H., Loh, K.S., & Majlan, E.H. (2011). Overview on nanostructured membrane in fuel cell applications. International Journal of Hydrogen Energy, 36(4), 3187–3205. doi:10.1016/j.ijhydene.2010.11.062.

Wuryantoro, H., & Susanto, W. H. (2014). Penyusunan standard operating procedures industri rumah tangga pangan pemanis alami instan sari stevia (Stevia rebaudiana). Jurnal Pangan dan Agroindustri, 2(3), 76–87.

Yuswi, N.C.R. (2017). Ekstraksi Antioksidan Bawang Dayak (Eleutherine Palmifolia) dengan Metode Ultrasonic Bath (Kajian Jenis Pelarut dan Lama Ekstraksi). Jurnal Pangan dan Agroindustri, 5(1), 71–78.

Published
2020-03-22