DAYA TAMPUNG BEBAN PENCEMARAN SUNGAI SUMBERTELAK KABUPATEN JEMBER MENGGUNAKAN METODE STREETER-PHELPS

  • Sri Wahyuningsih Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember
  • Elida Novita Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember
  • Sayyidatul Nahda Afifah Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember
Keywords: beban pencemaran, daya tampung sungai, Sungai Sumbertelak

Abstract

Sungai Sumbertelak merupakan sungai yang terletak di Desa Gebang Timur hinga Desa Kaliwates, Kabupaten Jember. Daerah sekitar aliran Sungai Sumbertelak dekat dengan pemukiman warga dan lahan pertanian sehingga berperan dalam pemenuhan kebutuhan air masyarakat sekitar sungai. Kegiatan masyarakat di sekitar sungai seperti mencuci, mandi, dan kegiatan pertanian akan menghasilkan limbah domestik dan limbah pertanian sehingga akan berpengaruh terhadap penurunan kualitas air sungai dan daya tampung beban pencemaran sungai. Tujuan penelitian ini yaitu menentukan beban pencemaran dan daya tampung beban pencemaran Sungai Sumbertelak menggunakan metode Streeter-Phelps. Pertimbangan yang digunakan pada metode Streeter-Phelps adalah kebutuhan oksigen pada kehidupan air (BOD) untuk mengukur terjadinya pencemaran di badan air dan dihasilkan grafik penurunan oksigen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai laju deoksigenasi Sungai Sumbertelak sebesar 4,14 mg/L.hari, rata-rata nilai laju reaerasi sebesar 19,36 mg/L.hari, rata-rata nilai DO aktual 6,98 mg/L, dan nilai beban pencemaran sisa 17,8 kg/hari. Berdasarkan tingginya nilai laju reaerasi dibandingkan dengan nilai laju deoksigenasi dan terdapat nilai beban pencemaran sisa dapat dinyatakan Sungai Sumbertelak masih dapat menampung beban pencemaran sebesar 30,89 kg/hari.

Kata kunci: Sungai Sumbertelak, beban pencemaran, daya tampung sungai

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arbie, R.R. (2015). Studi Kemampuan Self Purification pada Sungai Progo Ditinjau dari Parameter Organik DO dan BOD (Point Source: Limbah Sentra Tahu Desa Tuksono, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, TL: 10130062/0805/PP/2015. Semarang: Universitas Diponegoro.

Astono, W. (2010). Penetapan Nilai Konstanta Dekomposisi Organik (Kd) dan Nilai Konstanta Reaerasi (Ka) pada Sungai Ciliwung Hulu – Hilir. Jurnal EKOSAINS, 2(1), 40-45.

Effendi, H. (2003). Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Yogyakarta: Kanisius.

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 110. (2003). Pedoman Penetapan Daya Tampung Beban Pencemaran Air dan Sumber Air. Jakarta: Deputi I MENLH Bidang Kebijakan dan Kelembagaan Lingkungan Hidup.

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 122. (2004). Baku Mutu Limbah Cair Bagi Kegiatan Industri. Jakarta.

Pemerintah Republik Indonesia. (2001). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001: Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Jakarta.

Saksena, D.N., Garg, R.K., & Rao, R.J. (2008). Water quality and Pollution Status of Chambal River in National Chambal Sanctuary, Madhya Pradesh. Journal of Environmental Biology, 29(5), 701-10.

Wahyuningsih, S., Novita, E., & Ningtias, R. (2019). Laju Deoksigenasi dan Laju Reaerasi Sungai Bedadung Segmen Desa Rowotamtu Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember. Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem, 7(1), 1-7.

Yuliastuti, Etik. (2011). Kajian Kualitas Air Sungai Ngringo dalam Upaya Pengendalian Pencemaran Air. Tesis. Semarang: Universitas Diponegoro.

Published
2020-03-24